Hilangnya Pahala Sedekah

12.58.00 adehaer 0 Comments

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang diatasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir." (Al- Baqarah:264)

Imam Ibnu Katsir mengatakan,"Dalam ayat diatas Allah memberikan informasi bahwa pahala sedekah itu dapat hilang disebabkan karena diungkit-ungkit dan tindakan berupa menyakiti orang yang diberi sedekah setelah sedekah diberikan. Jadi, dosa mengungkit-ungkit dan menyakiti itu menyebabkan hilangnya pahala sedekah."

Beliau kemudian berkata,"Artinya janganlah kalian membatalkan pahala sedekah kalian dengan menyakiti dan mengungkit-ungkitnya, sebagaimana tidak bernilainya sedekah orang riya. Orang yang riya adalah yang menampakkan sikap dihadapan orang lain bahwa dia ikhlas dalam beramal, padahal maksud sebenarnya adalah agar dia dipuji oleh orang lain atau agar tenar dengan sifat-sifat terpuji sehingga banyak orang yang mengagumi. Atau agar disebut sebagai orang dermawan dan maksud-maksud keduniawian lainnya. Orang yang riya tidak memiliki perhatian untuk taat kepada Allah, mencari ridha-Nya dan mengharap pahala-Nya yang berlimpah. Oleh karena itu, Allah berfirman yang artinya, "Dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari akhir." (QS. Al-Baqarah:164).

Imam Ibnu Katsir juga menambahkan "Hujan tersebut meninggalkan batu besar tadi dalam keadaan kering mengkilat tanpa ada satupun debu diatasnya, bahkan seluruh debunya hilang. Demikianlah amal orang-orang yang riya, padahal amal tersebut hilang dan lenyap di sisi Allah meskipun terlihat memiliki amal dalam pandangan manusia. Namun amal tersebut tidaklah lebih bagaikan debu." (Tafsir Ibnu Katsir 1/246).

Dalam tafsirnya, Ibnu As-Sa'di mengatakan"Karena sifat kasih sayang dan lemah lembut yang Allah miliki, Allah melarang hamba-hamba-Nya menghapus pahala sedekah mereka dengan menyakiti dan mengungkit-ungkitnya. Sehingga dalam ayat ini terdapat dalil bahwa menyakiti dan mengungkit-ungkit suatu pemberian itu akan menyebabkan batalnya pahala suatu sedekah. Ayat diatas juga dapat dijadikan dalil bahwa amal kejelekan dapat menghapus amal kebaikan. Sebagaimana firman Allah, yang artinya, "Dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara yang keras, sebagaimana kerasnya suara sebagian kamu terhadap sebagian yang lain, supaya tidak menghapus amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari." (Al-Hujurat:2).

Sebagaimana kebaikan itu dapat menghilangkan kejelekan, maka amal kejelekan pun dapat menghapus amal kebaikan yang semisal dengannya. Ayat di atas ditambah dengan ayat lain yang artinya, "Dan janganlah kamu merusak amal-amalanmu."(QS. Muhammad:33). Ayat ini merupakan dalil yang berisi anjuran untuk menyempurnakan dan menjaga amal dari segala sesuatu yang merusaknya agar amal tersebut tidak hilang sia-sia.

Kemudian beliau mengatakan maksudnya meskipun kalian pada awalnya bermaksud bersedekah dengan mengharap wajah Allah, namun gangguan dan mengungkit-ungkit itu tetap membatalkan pahala amal kalian bagaikan amal orang yang pamer, orang yang tidak menginginkan dengan amalnya itu keridhaan dari Allah dan kenikmatan di akhirat.

Amal karena riya tidaklah disangsikan adalah amal yang tertolak sejak awalnya, karena syarat diterimanya amal adalah dimaksudkan untuk mengharap ridha Allah semata. Sedangkan amal orang yang riya pada hakikatnya, adalah beramal untuk manusia bukan untuk Allah. Oleh karena itu, segala amalnya akan percuma dan usahanya sia-sia.

Permisalan yang tepat untuk orang ini, adalah batu keras dan mengkilat. Di atas batu tersebut terdapat debu, kemudian turunlah hujan yang deras sehingga tidak tersisa satupun debu diatasnya. Demikianlah permisalan orang yang beramal karena riya. Hatinya keras dan kasar bagaikan batu. Sedangkan sedekah yang dia lakukan atau amal shalihnya yang lain, laksana debu diatas sebuah batu.

Orang yang bodoh disamakan dengan keadaan batu itu. Ia akan beranggapan bahwa batu tersebut adalah tanah subur yang cocok untuk ditanami, akan tetapi ketika keadaan sebenarnya dari batu terungkap dengan hilangnya debu tersebut, maka nyata sudah bahwa amal orang tadi adalah tak ubahnya dengan fatamorgana. Sesungguhnya hatinya tidaklah cocok untuk tumbuh dan berkembangnya tanaman-tanaman. Bahkan riya yang ada dalam drinya serta keinginan-keinginan tercela lain, mencegah untuk dapat mengambil manfaat dengan amal yang dilakukan.

Oleh karena itu, Allah menegaskan bahwa mereka tidak mampu memanfaatkan sedikitpun amal yang telah mereka lakukan. Hal ini dikarenakan, mereka meletakkan amal tidak apada tempatnya dan menjadikan amal tersebut untuk makhluk yang semisal dengan mereka, yang tidak dapat mengatur bahaya dan manfaat untuk mereka.

Mereka telah berpaling dari beribadah kepada Dzat yang ibadah tersebut mampu mendatangkan manfaat untuk mereka sendiri. Oleh karenanya, Allah palingkan hati mereka dari hidayah. Mengingat hal tersebut, Allah mengakhiri ayat diatas denagn firmannya, yang artinya,"Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang kafir." (Lihat tafsir As-Sa'di,hal 113-114)

Pesan yang Terkandung

1. Amal kejelekan mampu membatalkan pahala amal kebaikan.
2. Allah menganjurkan orang-orang yang beriman untuk menjaga dan menyempurnakan amal dari segala hal yang mampu merusaknya.
3. Mengungkit-ungkit pemberian, menyakiti orang yang diberi sedekah dan riya, merupakan penyebab terhapusnya pahala sedekah.
4. Orang yang suka mengungkit-ungkit pemberian, menyakiti orang beriman, dan orang yang pamer adalah orang yang dekat dengan kekafiran atau kufur denagn nikmat yang Allah berikan. Wallahu a'lam.

Sumber: Majalah Swaraquran Edisi N0. 3 Tahun ke-6, hal 16-19.

0 komentar:

Rahasia Kesukaran Hidup - Jadilah Orang Kikir

12.55.00 adehaer 0 Comments

Nasehat Al-Qur'anul Karim Agar Kita Selalu Berbuat Baik dan Tidak Kikir

Kikir adalah watak asli manusia :

"...Dan adalah manusia itu sangat kikir." QS. Al Israa' : 17

"...walaupun manusia itu menurut tabiatnya kikir." QS An-Nisaa' : 128

"Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya, dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu, bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta), dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan, dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya." QS. Al Ma´aarij: 19 - 27

Kikir adalah salah satu ciri dari orang yang sombong :

"Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,

(yaitu) orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan-Nya kepada mereka. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir (kafir terhadap nikmat Allah) siksa yang menghinakan.

Dan (juga) orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka karena riya kepada manusia, dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian. Barangsiapa yang mengambil syaitan itu menjadi temannya, maka syaitan itu adalah teman yang seburuk-buruknya.

Apakah kemudharatannya bagi mereka, kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian dan menafkahkan sebahagian rezki yang telah diberikan Allah kepada mereka ? Dan adalah Allah Maha Mengetahui keadaan mereka." QS. An-Nisa 36-39

Setan menakuti-nakuti kita dengan kemiskinan sehingga kita takut berbuat baik :

"Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia[170]. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui". QS. Al-Baqarah : 268

Jangan takut miskin, sebab Allah pasti melipatgandakan kebaikan kita :

"Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar." QS.An Nisaa': 26-40

"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan." QS. Al-Baqarah : 245

"Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikitpun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal (saleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam syurga)." QS. Saba' : 37

Allah tidak membutuhkan kekayaan kita, tapi kitalah yang membutuhkanNya :

"Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang berkehendak (kepada-Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini." QS. Muhammad : 38

Akibat bagi orang yang Bakhil (kikir) :

"Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." QS. Ali 'Imran : 180

"Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar. Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa." QS. Al-Lail 8-11

Penutup

"Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu." QS. Muhammad : 36.

(Sumber:pengusahamuslim.com)

0 komentar:

Trik Cerdik Lupakan Rokok

15.03.00 adehaer 0 Comments

Saat berhenti merokok, rasa "mengidam", yaitu keinginan yang menggebu-gebu untuk merokok lagi, hanya sebagian dari permainan pikiran saja. Kebanyakan orang mengalaminya dalam berbagai bentuk dan lainnya dengan frekuensi dan intensitas beragam.

Kala menjalani proses berhenti, perhatikan empat pemicu utama terjadinya kekambuhan, yaitu rasa lapar, marah, kesepian, dan kelelahan. Jadi, saat "mengidam" muncul, ingat-ingat empat hal tadi.

Hentikan kegiatan Anda sejenak dan cek kembali perasaan Anda. Perhatikan apa yang Anda butuhkan. Penting memiliki sejumlah jurus untuk menangkis rasa "mengidam rokok" saat menyerang Anda.

Trik mudah yang perlu diingat:

• Menunda. Jangan merespon rasa mengidam. Tunggu saja hingga ia berlalu.
• Mengalihkan. Guna membantu melalui rasa itu lebih cepat, biarkan pikiran terlibat sesuatu hal yang lain.
• Minum air. Minum air bisa membantu, dengan memberi Anda sesuatu yang bisa dipegang dan ditempelkan ke mulut.
• Menarik napas dalam. Lakukan napas dalam secara perlahan. Napas dalam tak hanya membantu menenangkan diri, tetapi juga meniru gerakan tubuh saat Anda merokok. Cara ini juga dapat membantu Anda merasa lebih nyaman saat melawan keinginan dengan meminimalisasi rasa "kehilangan" rokok.

Bila Anda berada dalam situasi risiko tinggi, pikirkan cara spesifik untuk bisa mempertahankan kebebasan Anda dari rokok, misalnya:

• Cari pengganti rokok dengan sesuatu yang bisa Anda pegang.
• Batasi penggunaan alkohol atau hindari sama sekali.
• Bila Anda menghadiri acara dengan banyak perokok hadir, cobalah berkumpul dengan mereka yang bukan perokok.
• Cari cara untuk mengeluarkan diri Anda dari situasi menggoda dan berhubungan dengan orang yang mendukung Anda saat diperlukan.

0 komentar:

PERILAKU ANAK YANG MENGKHAWATIRKAN

01.13.00 adehaer 0 Comments

ANDA KHAWATIR TERHADAP PERILAKU ANAK. IA TAMPAKNYA AKAN TUMBUH SEBAGAI ORANG YANG MUDAH FRUSTASI, TUKANG GENCET, ATAU PEMBOHONG. COBALAH STRATEGI DI BAWAH INI AGAR IA TUMBUH DEWASA UNTUK MEMBUAT ANDA BANGGA.

“IA AKAN TUMBUH MENJADI TUKANG GENCET”

TANDA-TANDA: BERBEDA DENGAN BALITA, ANAK USIA 6-7 TAHUN TETAP MEREBUT MILIK ANAK LAIN MESKI IA PAHAM BAHWA MAINAN ITU BUKAN MILIKNYA KARENA DIA MENGINGINKANNYA.

CARA MENGATASI: AJARKAN ANAK KEMAMPUAN BERSOSIALISASI SEPERTI BERBAGI, SEJAK BALITA. MUNGKIN DIA AKAN MENJADI SUKA BERBAGI SAAT SUDAH LEBIH BESAR. AKAN TETAPI, KETIKA ANAK USIA 6 TAHUN BERTINGKAH AGRESIF KE ANAK LAIN, ANDA HARUS SEGERA AMBIL TINDAKAN. DIA SUDAH CUKUP BESAR UNTUK TAHU BAHWA DIA TIDAK BERTINGKAH BAIK. PAKSA DIA UNTUK MINTA MAAT DAN JELASKAN KESALAHANNYA.

“ANAK SAYA AKAN TUMBUH MENJADI ORANG YANG MUDAH MENYERAH”

TANDA-TANDA: IA TIDAK PERNAH MENYELESAIKAN TUGAS, PUNYA POLA UNTUK BERHENTI DARI KEGIATAN EKSTRAKULIKULER OLAHRAGA ATAU MUSIK, DAN SELALU MENYERAH KETIKA SEMUA TERASA SULIT.

CARA MENGATASI: UMUMNYA, ANAK2 SUKA MENYERAH DI TENGAH JALAN KARENA TAKUT GAGAL ATAU TAKUT DIPERMALUKAN DI HADAPAN TEMAN2NYA. SATU CARA UNTUK MENGHILANGKANNYA ADALAH DENGAN MENGAJAKNYA BERBICARA MENGENAI MASA2 KETIKA ANDA MENGALAMI KESUSAHAN. TEKANAN TENTANG PENTINGNYA BERSABAR LALU BICARAKAN BAGAIMANA SETIAP ORANG BUTUH LATIHAN KETIKA MEMULAI SESUATU YANG BARU. PASTIKAN DIA MENGERTI BAHWA ANDA BERHARAP DIA AKAN MENYELESAIKAN PEKERJAANNYA. JIKA ANAK PAHAM BAHWA DIA AKAN MENGHADAPI MASA2 SULIT, MEREKA CENDERUNG TIDAK MUNGKIN MENYERAH PADA RINTANGAN PERTAMA.

“IA AKAN MENJADI PEMBOHONG DAN PENIPU”

TANDA-TANDA: ANDA PERLU PRIHATIN BILA ANAK ANDA YANG MASIH SD BERBOHONG SECARA RUTIN, ATAU BAHKAN MENCONTEK, TAK PEDULI SAAT BERMAIN ATAU SAAT DI SEKOLAH.

CARA MENGATASI: BALITA MASIH TERLALU MUDA UNTUK PAHAM YANG DIMAKSUD DENGAN KEBOHONGAN. BEGITU MEMASUKI USIA 6 ATAU 7 TAHUN, ANAK AKAN MULAI MENGERTI MAKNA BERBOHONG ATAU CURANG. JIKA ANDA TAHU ANAK ANDA MELAKUKANNYA DENGAN SENGAJA BAHWA DIA KE SUDUT RUANGAN LALU DISKUSIKAN ALASAN PENTINGNYA BERSIKAP JUJUR. ALIH2 MENUNGGU UNTUK MENGHUKUMNYA SAAT BERBUAT SALAH, PUJILAH DIA SAAT BERBUAT BAIK. APABILA ANAK ANDA BERMALASAH DI SEKOLAH LALU MENGAKUI PERBUATANNYA, KATAKAN, “MAMA TIDAK SUKA KAMU MEMUKUL SANDY TAPI MAMA SENANG KAMU JUJUR.”

“IA AKAN MENJADI ANAK YANG MANJA”

TANDA-TANDA: ANAK TK MULAI MENEGRTI BAWHA MEREKA TIDAK BISA DAN TIDAK BOLEH MELAKUKAN SEMUA YANG MEREKA MAU. JIKA ANAK ANDA SUDAH DUDUK DI SD DAN SERINGKALI MENGABAIKAN, MEMBANTAH, DAN TIDAK MAU MENERIMA JAWABAN ‘TIDAK’, DIA ADALAH ANAK MANJA.

CARA MENGATASI: JANGAN PERNAH MERESPONS RENGEKANNYA. JIKA ANDA MERESPONNYA, DI MASA DEPAN DIA AKAN CENDERUNG TERUS MERENGEK DAN MEMAKSA. SELAIN ITU, JANGAN MEMBERI ANCAMAN YANG TIDAK REALISTIS. ANDA MENGANCAM AKAN MEMBATALKAN RENCANA KELUARGA KE KEBUN BINATANG KARENA DIA NAKAL, KENYATAANNYA ACARA ITU TETAP DILAKUKAN. ANAK ANDA AKAN BELAJAR BAHWA ANCAMAN ANDA TAK LEBIH DARI OMONG KOSONG. JADI, MENGAPA HARUS MENDENGARKAN ANDA?

ANAK2 SENANG MEMBANTU. JADI, MULAILAH MEMBERIKAN TUGAS RINGAN SEPERTI MEMBERESKAN MAINAN, MENYIRAM TANAMAN ATAU MENATA SERBET DI MEJA SAAT MAKAN SIANG ATAU MAKAN MALAM. HAL INI DAPAT MEMBANGUN KEBANGGAN TERHADAP DIRINYA SERTA KEMANDIRIAN. (REPUBLIKA 100808)

0 komentar:

Tips Supaya Flash Disk Kita Awet

00.52.00 adehaer 0 Comments

1. Jauhkan Dari Medan Magnet Kuat

Barang-barang elektronik seperti tv dan handphone sangat tidak baik untuk flash disk. Untuk itu jangan pernah menyimpannya di dekat barang-barang sejenis yang memiliki kekuatan magnet besar. Terkadang kita sering lupa jika meletakkan flash disk dan hand phone di tempat sama dalam tas. Nah mulai saat ini, kalau pingin flash disk kamu berumur panjang, jangan lagi menyimpannya di tempat sama ya?!

2. Jangan Terkena Air

Meski ada beberapa merk yang mengklaim waterproof, menjauhkan flash disk dari sentuhan air tetap saja menjadi langkah yang paling aman. Daripada data kamu hilang, mendingan tidak ambil resiko kan?

3. Virus Scan

Saat Pengambilan data atau pemindahan dari dari pc ke flash disk, sangat mungkin bukan hanya data yang ikut berpindah tapi juga virus-virus yang terdapat dalam komputer. Apalagi kalau kita mengambil dan menyimpan data dari internet. Waduh flash disk kamu bisa dipenuhi virus-virus pengganggu. Makanya, jangan lupa untuk melakukan ritual scan virus secara berkala dengan software anti virus yang tersedia.

4. Proses Eject atau Stop

Selalu melakukan proses eject atau stop sebelum mencabut flash disk dari port usb. Selain bisa menjadikan flash disk rusak, tidak melakukan proses eject atau stop juga dapat mempengaruhi file-file data yang kamu simpan di dalamnya lho.

5. Jauhkan Dari Tempat Panas

Semua barang elektronik tak terkecuali flash disk sangat rentan dengan yang namanya panas. Apalagi terkena sinar matahari langsung. Jadi usahakan tidak menyimpannya ditempat yang panas dan terkena sinar matahari langsung. Misalnya seperti meninggalkan flash disk di mobil.

6. Hindari Benturan Keras

Coba rasain kalau kamu jatuh dari lantai 12, kamu bisa jadi harus masuk rumah sakit atau bahkan masuk ke rumah masa depan. Begitu juga dengan flash disk. Jadi jagalah flash disk kamu baik-baik dari benturan keras ya.

7. Tutuplah selalu.

Udara dan lingkungan kita penuh dengan debu dan kotoran. Jika socket flash disk kita kotor maka dapat mengakibatkan proses baca tulis sering gagal. Makanya selalu tutup biar nggak kotor, jangan malah diilangin tutupnya!

8. Minimalisir proses hapus-tulis
Sama seperti kita, flash disk juga memiliki usia lho. Artinya suatu saat flash disk kita bisa mati dan tidak bisa digunakan lagi. Usia flash disk berbeda-beda, tergantung kualitas dan merk dari flash disk itu sendiri. Biasanya usia flash disk antara 10.000-100.000 kali proses hapus tulis. Jadi usahakan untuk meminimalisir proses tersebut dan juga mengedit langsung dari flash disk


Semoga bermanfaat untuk semua .....

0 komentar: